Ketua DPP FORBA Prihatin, Hubungan Legislatif dan Eksekutif Aceh “Retak”

oleh -7 kali dilihat

ACEHWOW.COM- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum  Relawan Bansigom Aceh (FORBA) Mukhtaruddin Maop ikut prihatin atas terjadinya “keretakan antara Anggota DPR Aceh (Legislatif) dengen Eksekutif, dalam hal ini berarti Plt Gubernur, Sekda serta anggota TAPA lainnya dilingkungan pemerintah Aceh lainnya”.
Sepertinya hubungan sudah sangat kurang harmonis, dikhawatirkan akan menjadi presendent buruk kedepan bagi percepatan pembangunan Aceh kedepan, jika pengambil kebijakan (Eksekutif) dan bidang pengawasan (Legislatif) mempertontonkan sisi negatif kepada publik Aceh, Mukhtarudin Maop (foto) “sebagaimana tertera lewat rilis Humas Forum dimaksud, yang diterima Media ini, Minggu (13/09) sore.

Sembari menjelaskan, Anggota DPRA dan Gubernur dijajaran Eksekutif, yang ‘notabene’ dipilih oleh rakyat, seharusnya mereka bisa bersikap bijak dalam menyelasaikan suatu masalah.

“Selesaikanlah secara baik, akur dan damai permasalahan antara Plt Gubernur  dengen DPRA, agar tidak timbul narasi yang bisa memancing konflik dari akar rumput, jika seperti ini rakyat Aceh sungguh sangat kecewa,” pinta ketua FORBA yang akrap disapa sejawat Pak Tar “Maop”.

Mukhtarudin Maop juga memandang, dalam suasana pandemi Covid 19 seperti ini , seharusnya keduabelah  pihak bekerja sesuai topoksinya, yaitu memikirkan yang dibutuhkan oleh rakyatnya, agar dimasa – masa sulit seperti ini, pembangunan dapat berjalan sesuai anggaran yang telah dianggarkan.

“Dalam artian, jangan seperti drama di sinetron, alias durasinya bersambung atau beredisi diputar di TV-TV
yang tidak ada habis – habisnya dan tidak ada titik temu”, kritiknya.

Ketua Umum FORBA Aceh mengharap “sinetron” ini cepat selesai dan kembali bersama sama membangun Aceh, sebagaimana harapan masyarakat sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

‘Selesaikan masalah dengan kepala dingin, alias diminta semuanya Bek “karue-karue” ( jangan ribut-ribut), mengingat jika bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi,’ tutup Maop singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *