Banyak talenta Muda Muncul dalam Seleksi EPA, Ini Komentar Direktur Academy Persiraja

oleh -43 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Derektur Academy Persiraja Banda Aceh Zuchli Imam Putra menilai, banyak talenta muda berbakat sepakbola Aceh ikut seleksi dalam Elite Pro Academy (EPA) U-16 dan U-18 Persiraja Banda Aceh, selama tiga hari, 17-19 Maret 2020 di Stadion Hadimurthala Lampineung Banda Aceh.
Namun kuotanya terbatas untuk mengisi skuat Persiraja dua kelompok umur tersebut, sehingga tim seleksi harus “berjudi” memilih yang benar-benar terbaik talenta yang muncul dalam seleksi singkat tersebut.
Diakui Imam Putra, bakat-bakat muda yang telah direkomendasikan kemarin sore, dan akan diumumkan dalam beberapa hari kedepan, terpilih dari pilihan yang sangat sulit menurut posisi dan kebutuhan tim nantinya.
Diterangkan, ada sepuluh hingga 20 pemain memiliki kualitas yang sama dalam satu posisi, sehingga tim seleksi sulit menentukan, jika tidak dilihat semua aspek, termasuk tehnik dasar dan postur tubuh pemain, pinta Imam Putra.
Sembari mengharapkan, adik-adik yang tidak terpilih untuk EPA Persiraja kali ini, jangan patah semangat dan terus berlatih, dalam menyiapkan diri untuk kesempatan membela tim lainnya, baik di EPA dan klub amatir Liga3 kedepan?.
*PUAS*
‘Sementara lewat rilis pers manajemen tim Persiraja, yang diterima media online ini tadi malam’.
Tim seleksi juga mengaku puas melihat kualitas talenta muda sepakbola Aceh dalam Seleksi Academy tim yang berjulukan —lantak laju—dimaksud.
Seperti telah diketahui, Klub Liga 1 Persiraja Banda Aceh selesai menggelar seleksi Elite Pro Academy (EPA) Persiraja U-16 dan U-18 kemarin sore.
Seleksi dipimpin langsung oleh Direktur Academi Persiraja, Zuchli Imran Putra bersama pelatih tim junior Persiraja, Robby Mariandy.
Usai seleksi berakhir, kepada media Imran mengatakan puas dengan kualitas yang ditunjukkan oleh peserta seleksi yang datang dari seluruh Aceh.
“Saya sangat puas bisa melihat langsung kualitas putra daerah di Aceh, tapi mungkin waktu yang memaksa kita, tadinya kita sampaikan ke masyarakat hanya dua hari, tapi kita harus tambah satu hari lagi jadi tiga hari, karena antusias yang sangat besar. Itupun tidak cukup,” ungkapnya, Kamis (19/3).
Seleksi EPA Persiraja U-16 dan U-18, total diikuti oleh 792 peserta. “Makanya di seleksi hari terakhir kita minta pelatih-pelatih Persiraja senior juga turun untuk menilai, karena pasti semua punya perspektif yang beda-beda,” tambahnya.
Meski demikian, pelatih yang pernah menangani tim junior Semen Padang ini menyebut, sudah punya gambaran kekuatan anak-anak yang seleksi. “Namanya pertama kali, mungkin anak-anak belum tau bagaimana tingkat permainan di sepak bola nasional. Karena pastinya mereka akan bertanding dengan anak-anak terbaik di Indonesia lainnya di Liga 1,” tambahnya.
Imran yakin Persiraja berprestasi, dia yakin dengan pengalaman sudah lama berkecimpung dan sudah tau bagaimana gambaran kekuatan tim-tim Liga 1 seperti Persebaya, Persija, Tirakabo dan tim junior lainnya, pihaknya akan megambil pemain Aceh yang memang punya kualitas untuk Liga 1 ini.
Kepada bakat-bakat muda Aceh, ia berharap untuk terus berlatih dan mengembangkan diri dalam latihan, tidak hanya di sekolah sepak bola, tapi juga di kompetisi-kompetisi luar dan berlatih lebih di rumah, ingatnya lagi.
Hasil seleksi akhir tim Persiraja U16 dan U18 menurutnya akan dimumumkan dalam dua minggu kedepan. Karena kompetisi Elite Pro Liga 1 juga akan bergulir dalam waktu dekat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *