Ketua Forkab Aceh, Polem Muda: ” Abu Alex Jangan Asal Bicara”

oleh -660 kali dilihat

ACEHWOW.COM- DPP Forkab Aceh menyayangkan komentar mantan timses Gubernur Irwandi- Nova, HM Ali Abusyah atau sering disapa Abu Alex kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang menuding plt gubernur Aceh mengabaikan dan menelantarkan relawan Irwandi-Nova.

“Padahal selama ini Nova Iriansyah sangat terbuka menerima aspirasi dan keluh kesah yang disampaikan relawan,” ujar Ketua DPP Forkab Polem Muda Ahmad Yani, Rabu (1/5/2019).

Tuduhan yang provokatif tersebut, menurut Polem Muda tidak sepantasnya diucapkan Abu Alex mengingat tudingan semacam ini tidak menyelesaikan masalah, melainkan semakin memperuncing keadaan antar sesama, ujar Polem Muda di Banda Aceh..

“Jangan ada lagi komentar yang menyudutkan yang dapat menciptakan konflik horizontal antar sesama timses Irwandi-Nova dengan menjual nama baik relawan,” papar Polem Muda Ahmad Yani seraya meyarankan agar Abu alek insaf dan memperbanyak melakukan intropeksi diri mengingat kondisi yang menimpa Irwandi Yusuf tidak terlepas akibat kegagalan dia (abu alex, red) yang selama ini dikenal dekat bersama Irwandi.

” Abu Alex harus tahu diri dan instrospeksi diri, jangan asal ngomong di media,” ungkap Polem Muda mengingatkan.

Mari kita bersama sama menjaga agar kondisi semakin kondusif dan Nova Iriansyah bisa bekerja dengan maksimal untuk menunaikan visi misi Irwandi-Nova yang telah dijanjikan.

Kami Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh siap mengawal dan mendukung penuh kerja, kerja pemerintah di bawah kepemimpinan plt Gubernur Nova Iriansyah untuk mewujutkan masa depan Aceh ke arah yang lebih baik, pungkas Polem Muda Ahmad Yani.

Sebelumnya HM Ali Abusyah atau Abu Alex yang juga mantan ketua relawan Dojo-Amin regional IV Aceh ini menuding Plt Gubenur Aceh Nova Iriansyah telah menelantarkan para tim relawan Irwandi-Nova setelah Irwandi Yusuf dirangkap KPK terjerat kasus korupsi DOKA 2018. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *