Raih Mendali, Tim Catur POMNAS Aceh Capai Target

oleh -283 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Meskipun hanya raih mendali perunggu diajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2019 yang baru saja berlangsung di Jakarta.
Patut diapresiasikan, terutama
Bapomi Aceh, harus memberi perhatian penuh untuk atlet yang sudah berprestasi ditingkat nasional, ungkap pelatih catur POMNAS Aceh Dian Maulana lewat rilisnya, yang diterima ACEHWOW.COM tadi sore.
Sementara Medali cabang catur untuk kontingen Bapomi Aceh diraih Klarisa Sabila yang sekaligus sukses mewujudkan target medali pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) yang berakhir pada Jum’at (27/09) di Universitas Gunadarma, Jakarta.
Klarisa berhasil menahan imbang/draw unggulan pertama Women Fide Master (WFM) Ummi Fisabilillah dari DKI Jakarta pada babak terakhir 7 of 7, di nomor pertandingan (15 menit + 10 detik) nomor pertandingan catur cepat perorangan putri sehingga berhak atas medali Perunggu, sementara medali Emas dan Perak diraih pecatur tuan rumah WFM Ummi Fisabilillah dan WFM Alya Sekar Kinasih.
Di nomor pertandingan lainnya catur kilat perorangan putri (5 menit + 3 detik) dan standar (60 menit + 30 detik) masing-masing Klarisa hanya finish di peringkat 7 dan 17.
Pelatih Tim Catur Kontingen Pomnas Aceh, Dian Maulana S.IP kepada wartawan di Banda Aceh, Minggu (29/9/2019) mengatakan, keberhasilan meraih medali ini sesuai dengan mapping yang dilakukan selama dua tahun.
“Melalui perjuangan, strategi dan doa, Alhamdulillah Pomnas 2019 sukses mengulang prestasi meraih medali perunggu pada Pomnas 2015 saat Aceh tuan rumah”, ujarnya.
Istimewa dan suatu prestise, medali perunggu yang diraih Klarisa yang pertama kali Pomnas digelar di luar Aceh.
Dian menyebutkan, harapan medali juga dibebankan kepada Annisha yang juga turun bertanding di kategori perorangan catur klasik, cepat dan kilat, namun meleset.
Sarjana Ilmu Politik alumni Unsyiah ini mengatakan, keberhasilan meraih medali tidak terlepas dari pola pembinaan yang terstruktur dan terukur selama ini. “Pecatur Universitas Syiah Kuala ini juga kita tingkatkan frekuensi jam bertanding internasionalnya seperti, Unsyiah International Chess Championship, GACC di University of Malaya, serta MASUM Kementerian Pendidikan Malaysia”, terangnya.
Dalam Pomnas kali ini, pelatih yang atletnya sukses meraih medali juga mendapat medali. Dian Maulana juga mendapat medali karena atlet yang ditanganinya selama Pomnas sukses meraih medali.
Dian menyebutkan, keseluruhan Tim Catur Pomnas Aceh berkekuatan 11 atlet putra/putri yang terdiri lima atlet dari Unsyiah, tiga Unimal, satu Univ. Jabal Ghafur, satu Unsam dan satu pecatur Unmuha.
Berikut daftar lawan Klarisa Sabila, Round 1 Irmawati Patabang (Univ. Papua) Menang. Round 2 Nur Mukmina (Univ. Halu Oleo, Sulteng) Menang. Round 3 WFM Alya Sekar Kinasih (Univ Gunadarma, DKI Jakarta) Kalah. Round 4 Salsyabillah Yuhsinun (Politeknik Negeri Sriwijaya, Sumsel) Menang. Round 5 Irma Yunita (Univ. Andalas, Sumbar) Menang. Round 6 WFM Amanda Suci Fitriani (Jawa Barat) Menang. Round 7 WFM Ummi Fisabilillah (Univ. Gunadarma, DKI Jakarta) Draw.
Program ke Depan
Sebutnya, UKM Catur Universitas Syiah Kuala telah menyusun dan merancang beberapa event di antaranya persiapan menghadapi Kejurnas Mahasiswa di Universitas Bengkulu awal Desember 2019. Friendly Tournament di International Islamic University Malaysia, Grand Asian Chess Chalengge di University of Malaya, Februari 2020, dan Bangladesh Juli 2020 mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *