TPID Laksanakan Program Inovasi Desa di Bintang Takengon

oleh -10 kali dilihat

ACEHWOW.COM– Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), laksanakan Kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2019, di Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah, Takengon.
Juga berlangsung di Aula Kantor Camat Kecamatan setempat, Rabu (18/9/) 2019.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut dihadiri langsung TA P3MD Aceh Tengah dan camat Bintang. Serta PD, PLD Kecamatan Bintang, juga diikuti peserta, dari Reje-Reje (Keuchik-Keuchik), Rakyat Genap Mupakat (RGM) dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya, beserta Kader Pemberdayaan Manusia (KPM).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa Kecamatan Bintang (TPID) Sahwin menuturkan, melalui BID Bursa inovasi Desa setiap kampung, diharapkan dapat lebih kreatif dengan berinovasi dalam menggunakan dana desa, sehingga memiliki dampak positif bagi kesejahteraan warga.

“Bursa Inovasi Desa dapat menjadi inisiatif  dalam pembangunan di tingkat kampung, serta pemberdayaan masyarakatnya, sehingga penggunaan dana desa, akan dapat jauh lebih efektif dan inovatif, tambah Sahwin lewat nada penuh optimis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Aceh Tengah Latif Rusdi, MM saat membuka kegiatan tersebut mengharapkan. Inovasi yang dilakukan dalam setiap desa tidak harus dengan memunculkan produk-produk baru.

Akan tetapi, dapat mencontohkan, bagaimana berbagai keberhasilan yang telah dilakukan daerah lain di tanah air, yaitu mengacu kepada sejumlah potensi yang dimiliki oleh masing-masing kampung atau Kabupaten yang ada di daerah.

“Melalui bursa dimaksud ada beberapa menu atau konsep yang ditampilkan. Meliputi menu Bursa A, insfrastruktur menu Bursa B, Sumber Daya Manusia (SDM), Menu Bursa C, Kewirausahaan. Dengan demikian, ketika satu desa belum memiliki inovasi, kita bisa melihat disini, kemudian mentransfer potensi apa yang cocok dikembangkan, pintanya singkat.

Sebelumnya juga diumumkan, Bursa Inovasi Desa (BID), merupakan bagian dari Program Inovasi Desa (PID) yang digagas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PTT) sejak tahun 2017 lalu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *