Antisipasi Sengketa Sertipikat Tanah di Aceh Tengah, Ini yang Dilakukan GTRA

oleh -17 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kantor Pertanahan Aceh Tengah, mulai tangani, atau penyelesaian sengketa dan konflik Sertipikat hak pakai Nomor 1 Tahun 1982 Pemerintah Aceh.
Juga sebagai wujud
reforma Agraria, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk, guna mempersempit ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah. Serta bertujuan menyejahterakan rakyat, dan memperbaiki bidang sosial ekonomi rakyat secara menyeluruh.
“Sebagaimana rilis yang diterima online ini kemarin”.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah Husaini, S.H., M.H.mengatakan, pelaksanaan Reforma Agraria di Aceh Tengah harus ditangani seoptimal mungkin.
Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh tim GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) Kantor Pertanahan Aceh Tengah, sehingga mendukung tercapainya tujuan reforma agraria. Terutama dalam hal kelambanan dan ketidakadilan proses penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan.
Menyangkut hal tersebut, tim GTRA Aceh Tengah melakukan kegiatan lapangan penyelesaian sengketa dan konflik mengenai sertipikat Hak Pakai Nomor 1 Tahun 1982 Pemerintah Aceh.
Dalam rangkaian kegiatan lapangan tersebut, yang juga tindak lanjut dari hasil identifikasi dan inventarisasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Aceh, bersama Pemerintah Daerah, juga didampingi TNI dan POLRI. Identifikasi dan inventarisasi tersebut terhadap tanah yang dipergunakan oleh Pemerintah Aceh Tengah, Kampus Gajah Putih maupun instansi vertikal RI lainnya, serta rumah dan kebun warga sekitar.
“Walaupun di tengah situasi pandemi ini, masih banyak tugas dan fungsi tim GTRA yang harus dilakukan, salah satunya penyelesaian konflik sertipikat Hak Pakai Nomor 1 Tahun 1982.” pintanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *