Forum PRB Aceh : Sekolah Sudah Siap Evakuasi Mandiri

oleh -180 kali dilihat

Malam awardness dan anugerah SMAB Fest 2018, minggu (2/12).Foto:ACEHWOW.COM
ACEHWOW.COM-BANDA ACEH, Ketua Forum Bencana Aceh (FRB) Aceh, Nasir Nurdin menyampaikan sekolah yang ikut simulasi umumnya sudah siap menghadapi evakuasi bencana. Hal ini disampaikan pada malam puncak penganugerahan & apresiasi SMAB Fest 2018 di Gedung Tsunami, Minggu (2/12).

Nasir juga menyampaikan terimakasih atas semua pihak yg mendukung rangkaian kegiatan SMAB selama dua hari ini.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Dinas Pendidikan Aceh dengan Forum PRB Aceh yang telah melaksanakan rangkaian kegiatan. Selain itu terimakasih juga disampaikan kepada BPBA, ACT, TDRMC, Sekolah/Madrasah dan semua pihak.

Acara Simulasi yang dilaksanakan kemarin (Sabtu, 1/12) telah berjalan dengan baik. “Pada umumnya semua sekolah sudah siap menghadapi evakuasi bencana”, imbuhnya. Semoga hal ini terus dilatih dan dipersiapkan terus. “Semoga Aceh menjadi Aceh yang hebat, Aceh yang tangguh dan Aceh yang siap dalam menghadapi bencana”, pungkasnya kembali.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Saridin, MPd menyampaikan saat ini ada
Sebanyak 70 Sekolah dan 3.500 Guru yang dilatih bagaimana cara menghadapi bencana.

Jika melihat kebelakang, khusus di Banda Aceh sebanyak 800 siswa korban bencana. Bagaimana hari ini kita menyampaikan kepada masyarakat Aceh agar kita siap terhadap menghadapi bencana.

Kegiatan ini ada bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh dan BPBA melalui Forum PRB Aceh. Kita akan komit melaksanakan Kegiatan ini hingga kedepan.

Kepala BPBA, T. Ahmad Dadek menyampaikan bagaimana masyarakat aceh siap menghadapi bencana. Ada tiga prinsip yang perlu dipahami, pertama prinsip SMONG, bagaimana masyarakat siap menghadapi bencana tsunami. Prinsip Gempa, semua daerah di Aceh merupakan daerah gempa. Prinsip pengetahuan, keselamatan bukan suatu yang kebetulan. Bagaimana ilmu pengetahuan dapat memberikan pelajaran untuk menyelamatkan diri. Bagaimana banyak korban terjadi karena kurangnya pengetahuan.

Hari ini kita harus belajar dari gempa Palu dengan Likuifaksi. Bagaimana tanda terjadinya Likuifaksi dengan ciri tanah yang retak dan keluarnya lumpur.

Menyangkut dengan SMAB, selama ini kita sudah melakukan advokasi. Disekolah itu ada tiga komponen, Dewan guru, murid dan komite sekolah.

Untuk SMAB penting untuk diajarkan bagaimana anak menyelamatkan diri. Tapi lebih penting lagi bagaimana hal ini dapat terus disimulasikan.

Semoga kegiatan ini dapat terus dipertahankan untuk mewujudkan Aceh tangguh dalam menghadapi bencana. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *