Gampong Paya Bangun Model Penanggulangan Wabah Mandiri

oleh -49 kali dilihat

“Kami tidak hanya menghimbau warga gampong yang baru tiba dari luar Sabang untuk karantina mandiri selama 14 hari, tanpa memikirkan bagaimana kebutuhan pokok mereka. Makan anak dan istri mereka. Oleh karena itu, selama masa karantina mandiri, kami memberikan bantuan sembako yang diantar langsung ke rumah mereka oleh Relawan COVID-19 yang telah kami bentuk. Harapannya, warga yang dihimbau untuk melakukan karantina mandiri tersebut bisa patuh dan tidak keluar rumah selama masa karantina”, M. Yusuf – Keuchik Gampong Paya, Kota Sabang.

 

ACEHWOW. COM – KOTA SABANG, Pada masa pandemi COVID-19, Pemerintah Gampong Paya Kecamatan Sukajaya Sabang mulai melakukan berbagai upaya preventif untuk pencegahan wabah tersebut.

Sadar akan hal tersebut Pemerintah Gampong Paya membangun model penanggulangan secara mandiri. Hal tersebut disampaikan melalui rilis media yang dikirmkan ke media acehwow.com , Jumat (3/4/2020).

Pada tanggal 1 April 2019 lalu telah dilakukan penyemprotan desinfektan diseluruh fasilitas umum, mushalla, bale pengajian, warkop, tempat wisata dan seluruh rumah warga. Kegiatan yang dilakukan secara kolaboratif dan juga melibatkan Pendamping Lokal Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini juga disertai dengan pembagian masker kepada warga terutama para pedagang yg ada di Gampong Paya.

Pemerintah Gampong Paya juga sudah mendirikan Posko Relawan Gampong Melawan COVID-19 sebagai upaya cepat tanggap, salah satunya adalah pendataan terhadap warga gampong yang baru tiba dan keluar dari Kota Sabang.

Selain upaya-upaya preventif yang sudah lazim dilakukan dimasa wabah COVID-19 seperti yang telah disebutkan diatas, ada satu upaya menarik yang dilakukan Gampong Paya dan dapat dijadikan contoh, yaitu warga Gampong Paya yang baru pulang dari luar Kota Sabang akan di karantina mandiri di rumah dan Pemerintah Gampong akan memberikan sembako selama 14 hari.

Hal ini dilakukan agar warga tersebut dapat fokus menjalankan masa karantina, sehingga tidak harus keluar rumah walau dalam keadaan terdesak dengan alasan ekonomi karena logistik untuk kebutuhan hidup sehari-hari telah dipenuhi oleh pihak Gampong.

“Kami tidak hanya menghimbau warga gampong yang baru tiba dari luar Sabang untuk karantina mandiri selama 14 hari, tanpa memikirkan bagaimana kebutuhan pokok mereka. Makan anak dan istri mereka. Oleh karena itu, selama masa karantina mandiri, kami memberikan bantuan sembako yang diantar langsung ke rumah mereka oleh Relawan COVID-19 yang telah kami bentuk. Harapannya, warga yang dihimbau untuk melakukan karantina mandiri tersebut bisa patuh dan tidak keluar rumah selama masa karantina”. Ungkap M.Yusuf yang merupakan Keuchik Gampong Paya

“Anggaran untuk pelaksanaan berbagai bentuk upaya preventif dan cepat tanggap pencegahan penyebaran virus Corona tersebut bersumber dari Dana Desa. Pemerintah sudah mengeluarkan payung hukumnya. Atas dasar itu, kami punya dasar untuk yang kuat untuk penganggarannya. Sehingga dapat mendorong upaya bersama dalam menghadapi wabah ini, secara berjenjang, dari tingkat atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, Pemerintah Sabang hingga ke tingkat Gampong”, tutup M. Yusuf.

Setidaknya model upaya penanggulangan wabah Covid 19 secara mandiri yang diinisiatif  Gampong Paya ini, dapat dilakukan banyak Gampong lainnya guna mengatasi persoalan dalam masa pandemi wabah seperti sekarang ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *