Gerak Cepat Anggota DPRA Mukhtar Daud, Setelah Menerima ‘WA’ dari Warga Korban Banjir

oleh -179 kali dilihat

FOTO, Anggota DPR Aceh dari Dapil-5 Mukhtar Daud menyerahkan bantuan kepada korban banjir Aceh Utara.

ACEH UTARA, ACEHWOW.COM-“Begini sejumlah pesan singkat via ‘WhatsApp’ (WA) yang diterima anggota DPR Aceh Mukhtar Daud dari warganya yang sedang mengalami musibah korban banjir tiga hari lalu”.
Dimana warga menyapa perwakilannya di Parlemen Provinsi tersebut, dan langsung direspon Keuchik Tar—sebutan akrap Mukhtar Daud—.
Dimana petikan warga dimulai dari…
‘Assalamualaikum Geuchik Tar’. “Kamoe di gampong Matang Panyang Lhoksukon ka ngop ngon ie banjir, tulong neu bantu bacut pue pue yang na.’ <em>( Kami di kampung Matang Panyang suah tenggelam dengan air banjir, tolong dibantu apa yang ada”.
Itulah sepenggal pesan WhatsApp yang masuk ke nomor HP Mukhtar Daud yang lebih akrab disapa Keuchik Tar anggota DPRA Dapil 5 dari seorang warga, Minggu (6/12/2020) di hari kedua damapk banjir di Lhoiksukon Aceh Utara.
“Mendapat telepon tersebut, saat itu juga Mukhtar Daud (Geuchik Tar) yang berada di Panton Labu menuju ke lokasi banjir berjarak 20 km, namun karena lokasi masih digenangi air banjir dengan ketinggian mnecapai 1,5 meter, maka diputuskan akan kelokasi Senin esok harinya.
“Saya ikut sedih atas musibah banjir ini, atas rasa kemanusiaan saya ikut membantu memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng, mie instan, telur dan minuman susu untuk korban banjir di Lhoksukon,” ujar Geuchik Tar seraya memperlihatkan pesan WA ke wartawan media ini.
“Ada beberapa titik posko banjir yang dikunjunginya, Posko Alue Ie Puteh, Samponiniet Baktiya, Matang Panyang, Meunasah Trieng, Meunasah Dayah Kecamatan Lhoksukon.
“Banjir ini adalah musibah dari Allah, ini ada peringatan kepada kita karena selama ini kita terlalu rakus, ditambah lagi ulah dari penebang liar, banyak pohon pohon yang ditebang secara liar, sehingga setiap hujan turun, air langsung ke pemukiman warga, karena tidak ada lagi pohon di perbukitan dan pegunungan, ” ujar Geuchik Tar.
“Kita juga minta kepada Pemerintah daerah , agar irigasi dan saluran ditata dengn baik, banjir ini juga terjadi karena saluran dan irigasi tidak terurus dengan baik,” ujar Geuchik Tar.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *