Kanwil DJPb Aceh Rilis Realisasi APBN 2020, Bagaimana Prioritas Anggaran Tahun 2021

oleh -33 kali dilihat

ACEHWOW.COM– Meskipun Realisasi Dana Alokasi Kusus (DAK) fisik tahun 2020 yaitu 92,95 persen dari pagu anggaran Rp 1,953 Triliun (T) sedikit menurun dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 95,04 persen dari pagu Rp 2,742 T.
Namun membagakan realisaai anggaran dipenyaluran Dana Desa (DD), dimana dari pagu anggaran Rp 4,980 T, yang tersalurkan mencapai Rp 4,977 T atau 99,95 persen, atau meningkat dibandingkan tahun lalu, dari pagu Rp 4,955 T, terealisasi Rp 4,950 T atau 99,92 persen,
realisasi belanja DAK fisik dan DD.
Dikira cukup membagakan pencapaiannya, ditengah kesulitan akibat pandemi Covid-9 sejak pertengahan bulan maret tahun 2020 itu.
Ungkap Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pembendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi, SE, M. Ec, Ph.D pada Media Meeting paparan realisasi APBN tahun 2020 serta kesiapan mengawal perjalanan APBN 2021, di Gedung D lantai-5 kantor Kementrian Keuangan Negara Provinsi Aceh, Banda Aceh, Rabu (13/01/2021) sore.
Disisi lain menjelaskan, prioritas anggaran tahun ini (2021) yang juga menyeluruh secara nasional, seperti bidang pendidikan, perlindungan sosial, Kesehatan dan instrastruktur, namun secara beransur diarahkan untuk memperkuat struktur ekonomi nasional, seperti melalui pembangunan kawasan indusri dan pengembangan ‘food estate’ untuk ketahanan pangan.
Serta kapasitas teknologi informasi dan komunikasi juga tahun ini ditingkatkan, agar dapat memberi pelayanan yang lebih optimal lagi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut Syafriadi juga menambahkan, untuk belanja Kementrian dan Lembaga (KL) berjumlah Rp 12.552 miliar, dimana terealisasi untuk belanja pegawai Rp 6.595 miliar, atau 97,9 persen.
Belanja Barang sebesar Rp 3,864 miliar (93,6 persen), belanja modal Rp 2.052 atau 93,1 persen, serta belanja bantuan sosial sebesar Rp 42 miliar atau terealisasi 97,9 persen.
Sementara perjalanan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2021 secara nasional dan daerah yang terfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, insfrastruktur, ketahanan pangan dan Pariwisata juga Kanwil DJPb dan KPPN siap mengawal “perjalanan” APBN 2021 hingga serapannya berjalan sebagaimana yang diharapkan nanti, pinta Syafriadi.
Sembari menuturkan, tema APBN 2021 juga dalam masa pandemi Covid-19 ini adalah, “PERCEPATAN PEMULIHAN EKONOMI dan PENGUATAN REFORMASI”, dalam artian, bidang Kesehatan, pemulihan ekonomi serta reformasi didalamnya.
Syafriadi yang juga didampingi sejumlah kepala bidangnya dalam keterangan pers tersebut meminta, “kepada Pelaksana Anggaran (PA) di Kementrian dan Lembaga (KL) SKPA Provinsi dan SKPK terkait di Aceh agar mendorong dan secepat mungkin menyiapkan amprahan serta dokumen yang dibutuhkan, agar proses pencairan lebih cepat tahun ini.
Dengen harapan juga, APBN 2021 di Aceh dapat semakin dikelola dengen baik, efektif dan akuntabel, serta penyalurannya tepat sasaran, apalagi dalam bentuk anggaran BLT yang diterima langsung lewat rekening bank individu masyarakat.
“Harus benar-benar tepat sasaran, atau benar-benar warga yabg berhak menerima lewat data akurat.
Guna pemerataan juga percepatan pembangungan tahun ini, Kanwil DJPb Aceh juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, “terutama dalam melaksanakan kebijakan pemerintah, sebagai syarat mutlak untuk menentukan keberhasilan, terutama pemulihan ekonomi nasional ditengah “hiruk-pikuk” akibat pandemi Corona Covid-19 yang belum melandai, pintanya. . (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *