PER 3 SEPTEMBER, Realisasi program PEN di Aceh Meningkat, Rilis Kanwil DJPb Aceh

oleh -15 kali dilihat

ACEHWOWNEWS.COM: Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Aceh hingga tanggal 3 September 2021 belakangan, mencatat beberapa peningkatan, seperti kluster perlindungan sosial, telah tersalurkan Rp 2,643 triliun, terdiri dari program prioritas.
Antara lain Program Padat Karya K/L realisasinya Rp Rp 735,91 milyar, “rilis” Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh Syafriadi dalam Media Meeting.
“Memperkuat kinerja APBN, menjaga optimisme dalam mendukung akselerasi pembangunan/realisasi pelaksanaan APBN per Agustus 2021, di Aula Lantai-5 Kanwil DJPb setempat, Selasa (07/09/2021) sore.
Sembari menerangkan, untuk kluster dukungan UMKM juga telah tersalurkan Bantuan Produksi Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 350,14 Milyar (M) terhadab 291.784 pelaku usaha sektor UKM.
Syafriadi juga menambahkan, tentang belanja pemerintah pusat di Aceh, dimana realisasi belanja pegawai hingga bulan Agustus 2021 berjalan sangat signifikan, serta realusasi belanja modal tercatat per Agustus mencapai 51,64 persen, belanja barang 54,46 persen dan dana Bansos sebesar Rp 44,34 persen.
Sementara DAK fisik hingga tanggal 31 Agustus 2021 sudah terealisasi mencapai Rp 662 M dari total alokasi anggaran Rp 2.530 Triliun, atau terealisasi sebesar 26,19 persen.
Dengen demikian harus terus didorong Kabupaten dan Kota, sehingga alokasi tersebut tembus hingga 70 persen pada akhir bulan Oktober.
Selain sektor tersebut, Kanwil DJPb memaparkan tentang penyaluran BLT Desa, hingga 3 September telah terealisasi 63,44 persen.
Syafriadi juga berharap, dalam rangka pemulihan perekonomian nasional dan daerah harus didukung semua komponen, terutama kabupaten dan kota, yang memiliki peran terdepan dalam menyerap dan peruntukan secara tepat dan cepat perjalanan APBN 2021.
Apalagi anggaran untul kebutuhan hidup orang banyak selama pandemi Covid-19, tutupnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *