Proyek Multiyears, Asa Pembangunan Penting bagi Rakyat Wilayah Tengah Aceh

oleh -33 kali dilihat

KETERANGAN FOTO: Plt Gubernur Aceh NOVA IRIANSYAH belum lama ini tinjau sejumlah ruas jalan diwilayah tengah Aceh, yang juga akan dilanjutkan pembangunannya mulai tahun 2020 ini.
acehwow.com– Masyarakat Aceh, yang meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Singkil, Kota Subussalam, Aceh Tenggara, sebagian Aceh Tamiang, Selatan dan sebagian Barat Selatan mengharapkan, percepatan pembangunan insfrastruktur yang selama ini terbengkalai.
Sehingga sangat menghambat pergerakan atau roda perekonomian rakyat, apalagi beberapa ruas jalan tembus antar kabupaten pembangunannya ada yang terbengkalai, serta pembukaan jalan baru, untuk akses kekabupaten lainnya juga saat ini ada yang belum terealisasi.
Dengen demikian Pemerintah Aceh sudah sangat tepat anggaran jamak tahunan (Multiyears) yang masih ada dapat dimanfaatkan kelanjutan insfrastruktur diwilayah tengah mulai tahun ini, ungkap Saifuddin, salah seorang ASN dari Pemerintah Kota (Pemkot) Subussalam belum lama ini.
Sebelumnya juga Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT telah memantau sejumlah proyek jalan lintas Kuala Baru, Aceh Singkil-Buluseuma, Aceh Selatan, serta sejumlah insfrastruktur fisik lainnya diwilayah tersebut, yang notabene pembangunannya dibiayai melalui skema multiyears dan lanjutan.
Memang Gubernur dan pejabat instansi terkait dari Provinsi harus terjun langsung kelapangan, selain dapat menyerap langsung hasrat masyarakat lokal, juga memiliki analisis yang mendalam terhadab pekerjaan-pekerjaan atau pembangunan sejumlah ruas jalan dimaksud, harap sejumlah warga lainnya diwilayah tersebut.
Yang juga mengakui, Plt
Gubernur Nova Iriansyah dan rombongan dari Provinsi, serta sejumlah perwakilan dari Kabupaten dan kota, sempat melakukan dialog (berbicara) panjang lebar, dengen warga setempat.
Sermbari menjelaskan, pembangunan jalan yang dibiayai secara multiyears tersebut, tetap dibangun dan dilanjutkan.
“Bahkan menuturkan secara tegas”, kebijakan pemerintah Aceh, beserta jajaran dan instansi terkait, memutuskan kelanjutan pembangunan multiyears itu benar, bukan “bunyi alarm” yang tidak ada sumbernya.
Mengingat dan apalagi setelah meninjau langsung kelapangan, pembangunan serta asa yang diharapkan sudah sekian lama, betul-betul dibutuhkan masyarakat, pinta Nova Iriansyah dikesempatan tersebut, yang juga didepan sejumlah warga lokal pedalaman.
Ditegaskan lagi, kenyataan dilapangan terlihat jelas kondisinya,tidak salah keputusan pemerintah Aceh melanjutkan pembangunan tersebut dengen anggaran jamak tahunan itu.
Bukan karena desakan dari sejumlah elemen dan melawan kebijakan lainnya untuk mendapat penghargaan, namu murni kebutuhan rakyat, bahkan sangat dibutuhkan demi kemerdekaan warga seutuhnya dalam menikmati pembangunan, serta dalam menjalankan aktifitas, terutama percepatan akses demi memudahkan masyarakat dalam mengantarkan hasil usahanya, dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya s
jugs antar Provinsi”.
Sehingga pertumbuhan ekonomi warga semakin meningkat, itu yang utama akses kelanjutan pembangunan dimaksud nantinya, tambah Plt.
Dalam artian secara kusus, pembangunan yang diselesaikan nantinya, semata-mata agar masyarakat,terutama generasi penerus dapat menjalani dan menikmati kehidupan secara baik, serta merata seperti masyarakat diperkotaan lainnya.
Cita-cita kita bersama,
“Keterisoliran/ketertinggalan daerah disebutkan lagi, adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah (dalam hal ini Gubernur), sebagaimana termaktup dalam RPJM jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
Darimana saja sumber anggaran, asal tidak menyalahi undang- undang, tetap dipergunakan demi pembangunan, termasuk proyek dari anggaran jamak multiyears.
Apalagi telah mengetahui kondisi ril dilapangan, yang memang warga sangat membutuhkannya.
“sembari juga meninjau lokasi lainnya, yaitu melihat langsung Kondisi jalan baru lintasan Buluseuma yang sudah begitu baik, Guberbur berharap harus tetap dirawat dan dijaga bersama-sama, sehingga tetap bertahan lama, jangan cepat kali harus direhab, tutupnya yang juga saat itu didampingi sejumlah anggota DPRA dari pemilihan kabupaten dan kota wilayah dimaksud. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *