PT PEKOLA Ekspor 10 Ribu Ton Cakang Sawit, Ini Jumlah tenaga Kerja Lokal yang Terserap

oleh -24 kali dilihat

ACEHWOW.COM-PT PEKOLA mulai bergerak secara “bergelombang” atau aktifitas Ekspor Cakang Sawit (CS) ke Manca Negara.
Dimana, baru saja melawatkan (mengekspor) perdana hasil perkebunan tersebut ke Negeri Sakura-Jepang, bahkan tidak tanggung-tanggung mencapai 10 ribu ton (10.000 ton).
Awal proses “produksi”
cangkang kelapa sawit itu, adalah dikumpulkan atau diperoleh dari sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di Aceh dan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), ungkap Direktur PT pekola, Muhammad Zulfri, ST, MM, MT lewat siaran persnya, yang diterima ACEHWOW.COM, Kamis (30/07/2020) siang.
Sembari menerangkan, dengan adanya aktivitas ekspor cangkang dimaksud, yang dimulai dari proses penumpukan hingga ‘loading’ cangkang kelapa sawit ke Kapal Tongkang, setidaknya sudah menyerap tenaga kerja lokal hingga 400 orang.
Proses ekspor dimaksud. Dimana PT Pelabuhan Kuala Langsa (Pekola) bekerjasama dengan PT Sultana Biomas Indonesia Tbc, serta mulai lakukan eskpor perdana cangkang kelapa sawit ke Negara Jepang, tambah M Zulfri, yang juga pengusaha, hobi main olahraga Futsal tersebut.
Seterusnya mengatakan, pekerjaan ekspor pertama atau perdana cangkang kelapa sawit ini ke Jepang sebanyak 10.000 ton.
Juga proses loading dari tempat penumpukan di kawasan Pelabuhan Kuala Langsa ke Kapal Tongkang, diperkirakan akan memakan waktu sekitar 5-6 hari ke depan serta dimulai sejak, tanggal 29 Juli ini.
“Kapasitas angkut cangkang kelapa sawit oleh kapal tongkang sebanyak 4.500 ton/kapal, sehingga ekspor perdana ini dilakukan 2 kapal tongkang yang telah merapat ke Pelabuhan Kuala Langsa, pinta Zulfri yang juga Ketua KONI Kota Langsa sekarang.
Serta menjelaskan, launching ekspor perdana cangkang kelapa sawit ini akan dibicarakan lebih lanjut dengan Pemko Langsa, sambil menunggu selesainya proses “loading” atau pengisian cangkang dari tempat penumpukan ke Kapal Tongkang.
Dikatakan juga, ekspor cangkang kelapa sawit tersebut pihaknya bekerjasama dengan PT Sultana Biomas Indonesia Tbc yang berkedudukan di Kota Langsa.
Pihak bayer (pembeli) cangkang dari perusahaan negara Jepang, menunjuk atau bekerjasama dengan PT Biumas Sultana Indonesia dengan mnggandeng langsung PT Pekola, untuk ekspor cangkang kelapa sawit kebutuhan bahan bakar dan lainnya.
Diiakan lagi, Ekspor cangkang kelapa sawit tersebut terlaksana berkat dukungan semua pihak, untuk menyahuti semangat yang telah disampaikan Presiden RI Jokowi tentang pentingnya relaksasi ekonomi di masa pandemi covid-19.
Dijelaskan, PT Pekola Lakukan Ekspor Perdana 10.000 Ton Cangkang Sawit ke Jepang Melalui Pelabuhan Kuala Langsa
Kamis, 30 Juli 2020 menjelang siang hari kemarin.
Ekspor cangkang kelapa sawit ke Jepang melalui Pelabuhan Kuala tersebut lainnya juga sebagai bentuk keseriusan Pemkot (pemetintah Kota) Langsa untuk mengoptimalkan kembali fungsi Pelabuhan Kuala Langsa yang sebelumnya sempat mati “suri”.
Sehingga salah satu pelabuhan di Aceh yang strategis berada di Selat Malaka, telah ada dan berporasi pada zaman Belanda ini, ke depan akan berfungsi sebagaimana pelabuhan di Indonesia lainnya, pinta ketua DPR kota Langsa 2009 hingga 2014 tersebut secara panjang lebar.
Dikatan juga, Target pihak PT Pekola selabagai perusahaan BUMD Kota Langsa dan PT Biomas Sultana Indonesia, ekspor cangkang kelapa sawit ke negara Jepang ini, bisa dilakukan minimal 4 hingga lebih dalam setahun, dimana setiap kali ekspor sebanyak 10.000 ton.
Selama ini cangkang kelapa sawit tersebut dikumpulkan ataubsiperoleh dari sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dari Aceh dan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Dengan adanya aktivitas ekspor cangkang tersebut, yang dimulai dari proses penumpukan hingga loading cangkang kelapa sawit tersebut ke kapal tongkang, telah menyerap tenaga kerja lokal hingga 400 orang lebih, tutup M Zulfri yang juga salah seorang pengusaha dan pelaku olahraga di Kota Langsa saat ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *