Video Pendek Upaya Generasi Muda Perangi Radikalisme dan Terorisme

oleh -203 kali dilihat
Jpeg

ACEHWOW.COM | Aceh Besar – Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan Workshop Video Pendek BNPT 2018, di Aula SMKN 1 Al-Mubarkeeya, Kec. Ingin Jaya, Aceh Besar. Rabu (9/5/2018).

Ketua panitia penyelenggara Amrina Habibi, SH melaporkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh 10 perwakilan sekolah menengah atas dan menengah kejuruan, juga komunitas muda Aceh yang kurang lebih 140 peserta yang hadir. Dan juga sejumlah dihadiri oleh Prof. Dr. M. Hasbi Amiruddin, MA selaku Ketua FKPT Aceh, Dr. Hj. Andi Intang Dulung selaku Kasubbid Pemberdayaan Masyarakat BNPT, dan Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT selaku Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh.

Menurut bapak Hasbi Amiruddin, tujuan diselenggarakan acara FKPT ini untuk memberikan bekal kepada pemuda Indonesia dan terutama pemuda Aceh bahwa dengan kreativitas melalui video pendek, generasi muda dapat mengatasi Radikalisme.

“Arus Teknologi bisa membawa kita kearah perang ideologi dunia maya, jika sebagai generasi muda tidak dapat mengatasinya, maka bisa menjadi ancaman bagi kedepannya.” Tambah nya.

Ibu Andi Intang Dulung mengatakan, terorisme mudah menyerang generasi muda, karena anak muda mudah dipengaruhi paham buruk yang buruk pula akibatnya. “Maka pandai pandailah pergunakan kesempatan emas ini, untuk hal yang berguna kedepannya.” Ujarnya.

Menurut Ibu Dyah Erti Idawati, generasi muda saat ini sudah sangat dimudakan, maka manfaatkan gadget yang ada. “Kontes video pendek ini sebagai perhatian kita terhadap isu radikalisme dan terorisme ini, karena upaya tersebut tidak hanya ditangan pemerintah saja, namun juga ditangan generasi muda dan masyarakat Indonesia.” Tutupnya.

Kegiatan yang dilaksanakan sampai sore ini juga menghadirkan Pemateri nasional, yakni Teuku Rifnu Wikana selaku Aktor ternama Indonesia, dan Ratrikala Bhre Aditya seorang Asisten Sutradara Film Ada Apa Dengan Cinta yang mana mereka menyampaikan materi terkait proses pembuatan film dan hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan. Selain itu Juga diisi dengan deklarasi generasi muda Menjadi Indonesia oleh pelajar dan musikalisasi puisi mengenai radikalisme dan terorisme oleh Forum Anak Tanah Rencong. (Mariza Oktaviana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *