Warung Kopi Leuser, Segelas Kopi & Semangat Peduli Lingkungan

oleh -196 kali dilihat

Oleh: Faisal Albert

Banda Aceh kini semakin banyak yang membangun usaha warung kopi (warkop) sehingga tidak salah Banda Aceh kini dijuluki dengan “kota seribu kopi” . Padahal jika dilihat sumber bikin kopinya bukan berasal dari Banda Aceh tapi kopi-kopi itu berasal dari kota dingin dataran tinggi gayo.

Usaha warkop saat ini ada yang terdiri dari usaha warkop tradisional yaitu warkop yang menyediakan jenis kopi saring, biasanya warkop ini menyediakan jenis kopi robusta. Dan ada juga warkop yang telah dimodifikasi tempatnya, biasanya jenis warkop ini banyak yang menyediakan kopi jenis arabika dan menggunakan mesin pembuat kopi.

Walaupun banyak warung kopi, namun setiap warkop menyediakan ciri khas kopi masing-masing. Tidak ada kopi yang tidak enak. Hanya lidah kita saja yang tidak sesuai dengan karakter kopi. Jika tidak enak, anda tidak perlu menjelekkan warkop tersebut, anda hanya tinggal memilih warkop lainnya yang cocok dengan selera anda.

Kemarin saya mengunjungi salah satu warkop Leuser yang menyediakan jenis kopi arabika. Tidak menunggu lama, saya langsung memesan kopi sanger. Perpaduan kopi dan sedikit susu dan sedikit ramuan warkop Leuser membuat sanger terasa sangat nikmat kalau orang Aceh menyebutnya “leumak mabok”.

Pemiliknya merupakan sahabat saya dan juga guru kopi tempat saya bertanya tentang kopi dan menanyakan segala hal tentang kopi. Dia juga bisa disebut seorang tokoh aktivis lingkungan. Karena dari hasil kopi yang kita beli sebagian akan disumbangkan untuk kelestarian hutan Leuser yang ada di Aceh. Hebat bukan???

Suasana yang teduh dan nyaman membuat warkop ini banyak dikunjungi oleh aktivis lingkungan, blogger dan juga para pengajar atau pendidik. Saya melihat di depan saya ada seorang dosen yang sedang mengerjakan tugas kampus. Tak lama kemudian datang teman saya juga yang seorang pengajar di kampus Teknik Unsyiah yang juga menikmati kopi sambil mengerjakan tugas kampus.

Warkop Leuser juga menyediakan bijih kopi yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh untuk kerabat atau saudara yang berada di luar Aceh. Saya merekomendasikan bagi anda untuk datang ke warkop Leuser jika anda datang ke kota Banda Aceh. Selain sanger yang enak, disini juga menyediakan kopi dengan racikan sendiri bernama Kalamansi yaitu kopi espresso dicampur dengan jeruk. Saya tidak bisa menceritakan bagaimana rasanya, anda cukup datang dan memesannya agar hilang keraguan.

Agak sulit memang menemukan warkop ini karena agak tertutup dengan pohon bambu didepannya. Namun pohon bambu tersebut menjadi ciri khas yang membedakan dengan warkop lainnya. Leuser Kopi beralamat di Jalan Panglima T.Nyak Makam No. 108, Lampineung, Banda Aceh.

Segelas kopi yang anda seruput, telah membantu menyumbang untuk kelestarian hutan Leuser Aceh.

Sumber: https://steemit.com/@albertjester

*isi tulisan merupakan tanggung jawab penulis seutuhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *