Cabor Dayung Aceh akan Masuk Pelatda Sentralisasi PON, Ini 8 Atlet yang Disiapkan

oleh -44 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Aceh yang akan masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Sentralisasi PON Papua tahun depan, menyiapkan 8 atlet dalam pelatda tersebut, yang dimulai tanggal 20 Oktober hingga akhir bulan Desember 2020.
Atlet yang masuk Pelatda, masing-masing sektor putra, Rinal Firnanda, Khairil Munawir, Aulia Urrahman, Zulfahmi, serta 4 atlet putri, terdiri dari Olivia, Wahyuni, Mutia Risma dan Natasha Anggraini, serta langsung ditangani dua pelatih dan satu pembantu umum (bagian perlengkapan).
Secara luas,
delapan atlet Dayung Aceh yang disiapkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua segera menjalani pemusatan latihan daerah (pelatda) Sentralisasi, tentu dibawah pengawasan dan pembiayaan KONI Aceh, seperti Cabor yang telah lolos PON lainnya, baik prioritas pertama hingga empat lamanya Pemusatan latihan bentukan KONI Aceh.
Menurut Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Aceh, Teuku Sulaiman Badai, Pemusatan latihan difokuskan di Banda Aceh, mulai tanggal 20 Oktober hingga dua bulan kedepan.
Delapan atletnya yang akan menjalani Pelatda Sentralisasi terdiri empat putra dan empat putri, kata Sulaiman Badai, seperti tertera dalam rilis pengurus Cabor dimaksud, yang diterima ACEHWOW.COM, Selasa (13/10) malam.
Drs H Sulaiman Badai yang juga pengusaha tersebut menambahkan, para pendayung yang dipersiapkan itu merupakan yang lolos  ke PON Papua hasil Pra PON tahun tahun lalu di Jatiluhur, Jawa Barat.  “Usai Pra PON juga selama ini, anak asuhan pelatih Suheri rutin berlatih, termasuk selama tiga bulan sebelumnya intensif menjalani pemusatan latihan desentralisasi,” dibawah arahan pelatih dan secara mandiri.
Pada pemusatan latihan desentralisasi selama ini, para atlet berlatih intensif pagi dan sore selama sepekan yang ditangani pelatih Suheri, Darsono, dan Marwin Fikri. “Latihan dayung di  Krueng (Sungai) Lamnyong, Banda Aceh dan latihan fisik, tehnik di alam terbuka serta indoor di komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhongraya, Banda Aceh,” sebutnya.
“Selama Pelatda Sentralisasi, atlet ditempatkan dan menginap di Hotel Lading, Banda Aceh. Sedangkan latihan tetap di lokasi semula secara intensif pagi dan sore selama sepekan, Senin hingga Sabtu. Untuk latihan dayung,  semua atlet berlatih nomor kayak,” katanya.
Ia berharap, KONI Aceh sebagai pelaksana Pelatda Sentralisasi dapat membina atlet dengan baik, memperhatikan dengan baik segi kesehatan, makan dan gizi. “Kita juga berharap para atlet serius, fokus dan semangat menjalani pemusatan latihan sentralisasi, karena ini pembinaan dari Pemerintah Aceh melalui KONI Aceh. Ini semua untuk atlet, kalau berprestasi tentu ada rewardnya,” ujarnya.
Ditanya kemajuan para pendayung, Sulaiman menyebutkan, atletnya mengalamai kemajuan yang bagus segi fisik dan rekor meningkat setelah berlatih rutin dan intensif selama ini. “Kita harapkan terus meningkat hingga berlomba di PON nanti,” kata pria bertubuh gempal yang murah senyum ini.
Sebutnya, dalam pelaksanaan latihan selama ini dan Pelatda Sentralisasi nanti tetap memperhatikan serta mengikuti protokol kesehatan cegah corona virus desease 2019 (Covid-19).
Katanya, setelah Pelatda Sentralisasi, akan dievaluasi untuk program pemusatan latihan pada 2021 hingga berlomba di PON. “Kita juga programkan try-out atau ujicoba menjelang PON di Pulau atau Sumatera untuk mengukur kemampuan atlet,” katanya.
“Kita serius dan fokus mempersiapkan atlet sejak menghadapi Pra PON tahun lalu. Target kita dari dayung dapat mempersembahkan medali bagi Aceh pada PON Papua,” ujarnya.
Target medali tersebut memang realistis, namun harus optimis, juga sebagai penyemangat atlet selama Pelatda, jika diusung target tinggi.
Apalagi Cabor Dayung pernah menjadi primadona atau unggulan di era 90-an bagi olahraga Aceh, setelah atlet Ita Agreani berhasil merih mendali emas pada ajang PON, pinta Sulaiman Badai dalam nada penuh semangat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *