Ketua Asprov PSSI Aceh buka Turnamen PSAA, Ingin Jaya Melaju

oleh -246 kali dilihat

ACEH BESAR, ACEHWOW.COM
Turnamen sepakbola tim Liga III Persatuan Sepakbola Abulyatama Aceh (PSAA) Lampoh Keude-Aceh Besar, yang berlangsung di Lapangan Karya Utama Lamreung dan Matador resmi bergulir, setelah dibuka secara langsung oleh ketua umum Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam,SE di Lapangan Gampong Lamreung, Rabu (15/07/2020) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Nazir Adam mengharapkan lewat kejuaraan tersebut dapat melahirkan pemain berkualitas tiap posisi, dan menjadi andalan tim PSAA.
Yang ditargetkan dapat promosi ke Liga2 tahun 2021 serta kompetisi sepakbola tertinggi nasional tahun berikutnya.
Dengen demikian, ditekankan ketua Asprov. Para punggawa muda yang tampil membela klub masing-masing, dapat memperlihatkan penampilan terbaik tiap diberikan kesempatan main oleh pelatih.
Selain itu, Nazir Adam mendukung penuh ketekatan “Presiden” tim PSAA kanda Zulkarnaini, sesupuh tim dan pengurus lainnya, yang sudah menggerakkan kembali PSAA dari “tidur panjangnya” hampir 10 tahun”, tutupnya singkat.
Hadir dalam serimoni pembukaan juga tampak hadir mantan Bupati Aceh Besar Rusli Muhammad, anggota DPRA dari Partai Aceh (PA) Saifuddin Yahya “Pak Cek”, anggota DPRK Aceh Besar (Abes) juga dari PA Juanda Djamal,ST, sejumlah pengurus Asprov PSSI Aceh, para ketua dan pengurus Askab PSSI Abes, mantan pemain PSAA, Tarmizi Rasyid dan Ngoh Muslem, mantan punggawa Persiraja Banda Aceh, Anwar, Dahlan Jalil, Mustafa Jalil, Wahyu AW dan Wahyudi dieranya masing-masing , pengurus Persiraja Indra Gunawan
sejumlah Camat, pelaku sepakbola Abes serta dihadiri ratusan penonton.
Dalam serimoni pembukaan juga panitia menyerahkan bola kepada Presiden tim PSAA, dan diteruskan kepada anggota DPRA Pak Cek, selanutnya mennyerahkan langsung kepada wasit Mustafa Kamal, yang memimpin laga pembuka tersebut.
Pada pertandingan pembuka, PS Kecamatan Ingin Jaya melaju kebabak selanjutnya, setelah mengalahkan Kota Jantho 3-0.
Ketiga gol Ingin Jaya tercipta pada babak kedua, dalam laga yang berlangsung kurang seimbang tersebut, terutama pada babak kedua, meskipun demikian wasit M.Kamal harus mengeluarkan satu kartu merah untuk pemain Jantho dua menit sebelum laga usai, turnamen yang diikuti 20 tim dan dibawah usia 22 tahun, atau kelahiran 1998 dimaksud.
Jadwal pertandingan, Kamis (16/07) petang di Lapangan Karya Utama. Darul Imarah ditantang Kecamatan Blang Bintang, sementara di Matador Krueng Barona Jaya juga Kamis sore yang sama, Krueng Barona bentrok dengen Kecamatan Baitussalam, turnamen yang menganut sistem gugur dimaksud, juga menyiapkan hadiah total Rp 30 juta.
Kepada juara pertama, dua dan juara tiga bersama, serta pemain terbaik maupun ‘topskor’ lapor panitia Insafuddin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *