Lalui dua Laga Ujicoba antara UIN FC Eksekutif dengan Panpel FC, Belum ada yang Menang

oleh -62 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Pertandingan ujicoba dua Tim Eksekutif yang beralamat di Banda Aceh, antara UIN Eksekutif Football Clubs (FC) dengen Panpel FC, baik pada pertandingan Leg1, tanggal 15 April Jumat Minggu lalu dan laga Leg2 sore kemarin di Lapang Kampus UIN Ar-Raniry setempat, masih berbagi angka sama.
Bahkan skor “lndentik” 3-3, baik hasil pertemuan pertama dan laga kedua, Selasa (21/04) sore kemarin, argegat-pun sama (3-3)(3-3) dan 6-6-Red).
Pada pertandingan kemarin, masing-
masing gol UIN FC dicetak lewat tandukan Furqan “Dek Bun” dan Tendangan mematikan Irwandi “Cek”.
Sementara gol Panpel dihasilkan lewat jasa Umik serta tendangan lurus pemain senior Hendrik bertahan hingga turun minum, dengen skor imbang 2-2.
Pada babak kedua, tuan rumah UIN lebih dulu unggul, setelah pemain “gaek” Jamal T Muku (JTM) menyodorkan umpan manis kepada Masri “Baron’, sehingga dengen mudah pemain senior bertubuh “tabun” tersebut mengecoh kiper lawan.
Serta unggul 3-2 bagi timnya di menit ke-52, namun sayang. Keunggulan tersebut harus berakhir mengecewakan bagi Marwan dan kolega, setelah skuat Panpel dapat menyamakan kedudukan satu menit sebelum laga usai, skor pun imbang 3-3 seperti Leg1.
Sekaligus menutup latihan pagi Minggu dan ujicoba, menghadapi bulan Suci Ramadhan 2020 Masehi.
“Seperti telah diberitakan media online ini beberapa hari lalu”.
Skuat UIN FC Eksekutif kembali tampil di lapangan kebanggaannya,
Stadion Mini UIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh, akibat darurat pandemi Covid-19 (Corona) yang sedang mendunia sekarang ini.
Talenta sepakbola UIN Football Cup (FC) Eksekutif sedikit terhibur, setelah menahan imbang tim “satelit” Panpel FC Eksekutif 3-3, dalam pertandingan ujicoba (latih tanding) di lapangan “keberuntungan tersebut” kemarin sore, Rabu (15/04) 2020.
Seperti prediksi sebelumnya, diawal-awal pertandingan, kapten tim Julianto dan kolega masih gamang, akibat hampir sebulan tidak merumput, seperti biasa Ahad (hari Minggu) pagi, sehingga dengen mudah kubu lawan atau TM Khaidir,dkk dari FC Panpel, mengobrak abrik lini bawah tuan rumah, yang digalang “Alaves” Dani dan kawan-kawan.
Rapuhnya salah satu lini “vital” dalam sepakbola dimaksud, dengen mudah penyerang tim “satelit” Panpel FC memperdaya penjaga gawang “DADAKAN” UIN FC Mahdi “Ismed Sofyan” bahkan dua kali sekaligus dalam rentan waktu 4 menit, hingga wasit dari Askab PSSI Aceh Besar Ami “Amiruddin” menyudahi pertandingan paruh pertama.
Memasuki babak kedua, anak asuhan “Putra Balee” Lutfi Auni dan koleganya “F Raha” Baharuddin AR baru menyusun strategi yang sebenarnya.
“Dimana dua Coach (pelatih) kawakan tersebut memasukkan sejumlah nama yang masih segar dari bangku ruang ganti” seperti penjaga gawang Nasir “Toldo”, Acek Irwandi, Baron Masri, Fakhri Unsyiah, Fitra Timnas Aceh U-17, Zul “Tarigan”, langsung membantu penyerang dan lini tengah babak pertama, yang diisi Jamal Teulaga Muku (JTM) dan Rachmansyah “Memet” sebagai kuarted babak pertama.
Serta munjur, terbukti baru 15 menit babak kedua berjalan, tuan rumah langsung dapat menyamakan kedudukan 2-2.
Meskipun kubu Panpel kembali unggul dimenit ke-80 lewat srobotan Fachrurrazi Reubat, setelah menerima sodoran Khaidir TM.
Namun tusukan dan suntikan tajam pemain FC UIN Eksekutif dua menit kemudian, kembali mengejar ketinggalan 3-3 hingga pertandingan dituntaskan wasit Amy, sekaligus mengamankan skor “indentik” atau sama kuat tiga-tiga.
Skuat UIN Eksekutif FC lainnya yang main dalam latih tanding tersebut, “Mullah”DR Rani Usman, Bardan Sahidi DPR Aceh, Kamarullah, Syahrizal, Hendra, Ridha Tarbiyah, Mahdi Unsyiah serta beberapa talenta berbakat lainnya.
Sementara sisa pemain Panpel FC yang masuk babak kedua dan belum disebut sebelumnya, masing-masing wasit Liga2Indonesia 2020 Aidil Azmi, Andika “Police FC”, Sofyan Abdya, Muharam dan Adi Jalal Keutapang, Amiruddin Teungkop, Muliadi wasit, Ruslan Apbsir FC dan rekan lainnya. (*)

TUK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *