Tim PON Aceh tantang Persiraja Nanti Sore, Ini ‘Analisis’ Ketua Asprov PSSI Aceh

oleh -77 kali dilihat

–Keterangan foto, Ketua Asprov PSSI Aceh Nazir Adam (empat dari kiri), baru-baru ini di Kota Lhokseumawe, bersama pemain, pelatih dan official di Pelatda tim sepakbola PON Aceh–
ACEHWOW.COM-Pertandingan latih tanding tersebut, yang berlangsung di Stadion H Murthala Lampineung, Banda Aceh nanti sore, Sabtu (12/09) 2020 bukan tujuannya melihat siapa yang terbaik, kuat dan kubu mana yang menang.
Mengingat kedua tim kebanggaan penggemar sepakbola Aceh dimaksud tengah dalam masa persiapan, untuk berkiprah di event dan kompetisi yang berbeda, namun untuk satu tujuan yang sama, yaitu bagi kemajuan sepakbola Aceh, “reusume/analisis” ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh Nazir Adam, SE, MM yang diteruskan lewat “hp-nya” kepada online ini tadi malam.
Sembari menambahkan, Persiraja Banda Aceh dan tim Sepakbola Pekan Olahraga (PON) Aceh yang disiapkan ke even 4 tahunanan tersebut di Papua tahun depan, saat ini sebagai cikal bakal tim yang dapat mengangkat harkat dan martatabat sepakbola Aceh di pentas nasional dan regional kedepan, juga menjadi cambuk bagi pengurus tim lainnya untuk berprestasi di kancah nasional, pinta Nazir Adam, yang juga sebelumnya sebagai ketua Askab PSSI Pidie.
Persiraja adalah klub satu-satunya mewakili Aceh bahkan Sumatera yang berada di strata Liga 1 2020 Indonesia, tentu sedang beratih untuk menghadapi lanjutan Liga 1 minggu pertama bulan depan, serta bonden PON Aceh adalah tim yang masih muda belia, yang dihuni 100 persen putera asli Aceh yang dipersiapkan Asprov PSSI Aceh, melalui program KONI Aceh untuk mengikuti PON XX tahun 2021 di Papua, sebuah even kompetisi tertinggi olahraga di Indonesia yang diadakan setiap 4 tahun sekali.
Dengen demikian,
Tim PON Aceh dan Persiraja Banda Aceh sama-sama sedang berjuang mempersiapkan diri untuk mengangkat harkat dan martabat sepakbola Aceh dipentas nasional, ” keduanya saat ini menjadi kebanggaan masyarakat Aceh”, terang mantan wakil Bupati Pidie dimaksud.
Nazir Adam yang juga menghabis masa mudanya dalam sejumlah kepengurusan LSM di Pidie serta bidang fhotografer, termasuk masa konflik Aceh menambahkan secara kusus.
Bagi Tim PON Aceh, uji coba dengan Persiraja adalah sebagai temu silaturrahmi antara adik dengan abang, sore nanti, akan sangat berarti bagi Tim PON Aceh sebagai proses belajar, mencari pengalaman dan tambahan jam terbang sebelum tampil diajang yang sebenarnya tahun depan di Papua.
Mari kita berikan semangat dan dukungan yang kuat, sportif serta positif kepada Persiraja juga Tim PON Aceh, semoga keduanya akan berjaya dan berprestasi di pentas nasional nantinya.
“Tetap sportif dan jaga protokol kesehatan untuk jenyamanan dan kesehatan kita bersama, sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19”, pesan ketua Asprov Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh, Nazir Adam diakhir analisisnya jelang laga uji coba dimaksud.
Hal senada juga telah dirilis Presiden Persiraja H Nazaruddin Dek Gam, Persiraja sebagai tim sepakbola profesional, semuanya ikon dan untuk hiburan bagi masyarakat Aceh serta penggemar tim Persiraja seluruh tanah air.
Sementara pelatih Hendri Susilo menuturkan, dalam latih tanding dengen tim PON Aceh, bukan menilai hasil akhir.
Namun lebih kepada memantau perkembangan Defri Riski, dkk setelah melakukan latihan bersama sejak minggu ketiga bulan lalu, terutama sektor kebugaran dan sentuhan bola akibat lamanya absen kompetisi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *