Uji Coba 3X30 menit, Senior Persiraja ‘Susah Payah’ Kalahkan Tim U-20

oleh -128 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Jeda pusingan Liga1 2020 selama lima bulan akibat “sumburan” Pandemi COVID-19 di tanah air, benar-benar dirasakan seluruh pemain senior Persiraja Banda Aceh.
Memang alasannya baru melakukan latihan bersama selama seminggu, sehingga Fery Komul, dkk kepayahan meledani juniornya (Skuat U-20) dalam pertandingan uji coba di Stadion Hadhimurthala Lampineung, Banda Aceh, Jumat (28/8) sore tadi.
Dimana dalam pertandingan yang berdurasi tiga termen (3X30 menit) dimaksu, pelatih Hendri Susilo dan asistennya Akhyar Ilyas memang menurunkan seluruh pemainnya secara acak, dalam laga 90 menit dan dua kali jam istirahat diberikan oleh wasit yang memimpin pertandingan tersebut.
Namun Assanur Rijal “Torres”, dkk hanya dapat menciptakan satu gol
pada pertengahan laga 30 menit termen kedua, lewat tembakan lemah “winger” asal Bireuen Nazalul Fahmi, yang gagal diantisipasi penjaga gawang tim U-20.
Tapi secara keseluruhan skuat Junior Persiraja Banda Aceh yang ditangani “duet” pelatih Efendi HT dan Septi Heriansyah sore tersebut kelihatan lebih bertenaga dan penuh semangat, Dimana, Arif, Zahran, Lambak dan kolega acap kali merepotkan pertahanan seniornya, bahkan sejumlah peluang untuk menciptakan gol beberapa kali terbuka lebar.
Terutama pada masa 30 menit fase pertama dan kedua, namun faktor jam terbang dan sering terburu-buru dalam pengusaan bola, dengen mudah dipatahkan oleh lini belakang seniornya, yang dikawal Adam Mitter, Luis Irsandi juga secara bergantian dengen rekan lainnya.
Selain itu juga dinilai wajar “top peforma” Defri Riski, cs belum krmbali seutuhnya sebagaimana kebugaran sebelum jeda Liga1, karena baru latihan satu minggu belakangan secara bersama dan sedang dalam masa pola latihan fisik.
Ditambah lagi, dalam laga uji coba dengen juniornya tersebut sebagai uji tanding pertama setelah latihan beberapa hari, pelatih Hendri sekalipun tidak menginstruksikan Bruno Dibal, dkk main dalam tempo tinggi, serta lebih menghindari benturan fisik dengen pemain lawan.
Dengen demikian, memudahkan Arif dari Tim U-20 menguasai lini fital (tengah) dan wilayah lainnya.
Disisi lain dalam pertandingan latih tanding tersebut, dijadikan uji nyali bagi Zahran, cs untuk tampil apik, agar menarik perhatian pelatih Hendri Susilo dan Akhyar untuk merekom sejumlah talenta yunior bergabung dalam tim senior, sebagaimana regulasi PSSI, agar tim Liga1 2020 dapat mendaftar beberapa pemain junior dibawah usia 20 tahun.
Agar dapat menambah jam terbang, mengingat tahun ini, level Liga U-16 dan U-20 masih belum ada tanda-tanda digulirkan, sebut sejumlah manajemen klub Liga1 dalam sejumlah kesempatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *