‘Venue’ Pindah ke Darussalam, Ini Jumlah Atlet yang Ambil Bagian pada Kejurda Panahan Aceh

oleh -38 kali dilihat

ACEHWOW.COM-Sebelumnya, panitia telah menetapkan “Venue” (tempat pertandingan) di lapangan Panahan, Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Lhoong Raya Banda Aceh.
Namun pertimbangan dan beberapa hal lain, serta kondisi sekitar.
Panitia memutuskan tempat pertandingan “digeser” ke Stadion mini Prof Dr Muhammad Ali Basyah Ali Kampus Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Kejurda tersebut juga dipastikan akan diikuti 170 atlet utusan dari 20 Kabupaten/Kota.
Dijelaskan lagi,
“Sebanyak 170 atlet putra dan putri dari 20 kabupaten/kota dipastikan berlomba pada Kejuaraan Daerah  (Kejurda) panahan yang akan digelar Pengprov Perpani Aceh di Stadion Mini Prof Dr Muhammad Ali Basyah Amin, Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, 19 – 22 November 2020.
Sebagaimana rilis yang duterima media ini tadi malam, tentang even dimaksud.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh, Dr Nyak Amir, M.Pd melaporkan, sesuai hasil rekapitulasi terakhir hari Rabu kemarin jumlah peserta yang mendaftar ikut Kejurda sebanyak 170 atlet putra-putri utusan dari 20 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) Perpani di Aceh.
Disebutkan, hanya tiga kabupaten yang tidak mengirimkan pemanahnya mengikuti kejuaraan tersebut yaitu Aceh Tenggara, Nagan Raya dan Gayo Lues.
Nyak Amir mengatakan, Kejurda yang direncanakan dibuka Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf, Jumat (20/11/2020), akan memperlombakan empat divisi, kategori perorangan dan beregu putra-putri memperebutkan 117 medali.
Ia menjelaskan, berbagai persiapan sudah dilakukan dan sehari sebelum  digelarnya kejuaraan daerah, Perpani Aceh juga akan melaksanakan rapat kerja (Raker) di ruang teleconference lantai II FKIP Unsyiah, Kamis (19/11/2020).
“Kita siap melaksanakan rapat kerja dan kejuaraan daerah”, ujar Nyak Amir yang juga Sekretaris Jenderal PB Perpani ini.
Katanya, kejuaraan daerah ini melombakan Divisi Nasional (standar bow), Divisi FITA Recurve, Divisi FITA Compound dan Divisi Barebow.
Nyak Amir menjelaskan, divisi nasional, recurve, compound memperlombakan nomor beregu dan perorangan putra-putri. Sedangkan Divisi Barebow kategori perorangan putra-putri. Semuanya memperebutkan 39 medali emas, 39 perak dan 39 medali perunggu.
Sesuai Technical Handbook Kejurda, untuk divisi nasional (standar bow) melombakan jarak 50 meter, 40 meter, 30 meter, aduan perorangan, aduan beregu (jika ada tiga regu) putra-putri, memperebutkan masing-masing dua medali emas, dua perak, dua perunggu. Aduan mix team (jika ada tiga regu) putra-putri menyediakan satu medali emas, perak dan perunggu.
Divisi Fita Recurve, memperlombakan sesi 1, sesi 2, total sesi 1 – 2, aduan perorangan, aduan beregu (jika ada tiga regu) putra-putri, masing-masing memperebutkan dua medali emas, perak, perunggu. Aduan Mix Team (jika tiga ada regu) putra-putri, memperebutkan satu medali emas, medali perak dan perunggu.
Divisi Fita Compound, melombakan sesi 1, sesi 2, total sesi 1 – 2, aduan perorangan, aduan beregu (jika ada tiga regu) putra-putri, masing-masing memperebutkan dua medali emas, perak, perunggu. Aduan Mix Team (jika tiga regu) putra-putri, memperebutkan satu medali emas, medali perak dan perunggu.
Divisi Barebow melombakan sesi 1, sesi 2, aduan perorangan putra-putri menyediakan masing-masing dua medali emas, dua perak dan dua medali perunggu.
Nyak Amir juga menyebutkan, delapan atlet Aceh yang saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI Aceh menghadapi PON XX/2021 Papua, juga akan ambil bagian mewakli daerahnya masing-masing.
Kejurda, yang juga program tahunan tersebut, serta dipastikan akan diramalkan sejumlah atlet Pelatda PON Aceh (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *